Select Page

Dorong UMKM Indonesia Tangguh dan Berdaya Saing, Mandiri Utama Finance Gelar Edukasi Keuangan untuk UMKM Cibinong

August 29 2025

Bogor, 21 Agustus 2025 – Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan gaya hidup konsumen, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut tidak hanya kreatif dalam menghasilkan produk, tetapi juga cerdas dalam mengelola keuangan. Sering kali, usaha yang potensial justru terhenti bukan karena produk tak diminati, melainkan akibat lemahnya perencanaan finansial.

Melihat kondisi ini, PT Mandiri Utama Finance (MUF) menggelar program literasi keuangan  sekaligus komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk UMKM yang berada di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara bertajuk “Kelola Uangmu, Kembangkan Usahamu! Strategi Finansial Menuju UMKM Tangguh” dihadirkan untuk memperkuat kapasitas para pelaku UMKM agar mampu bertahan sekaligus berkembang dalam jangka panjang terutama dari segi perencanaan finansial.

Berlokasi di Café Khatulistiwa, Cibinong, Bogor, kegiatan ini diikuti oleh 30 UMKM binaan Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation. Suasana diskusi berlangsung hangat, penuh dengan tanya jawab, dan ditandai antusiasme tinggi peserta yang ingin lebih memahami strategi keuangan praktis bagi usaha kecil. Elisabeth Lidya Sirait selaku Corporate Secretary & Legal Division Head MUF menjelaskan bahwa penyelenggaraan program literasi keuangan ini merupakan bagian dari komitmen MUF untuk mendampingi para pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum berbagi ilmu, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan agar UMKM binaan dapat mengelola usaha secara lebih sehat dan berkelanjutan. “Melalui pelatihan ini kami ingin mengajak para pelaku UMKM untuk lebih disiplin dalam mengelola keuangan. Tidak hanya agar usaha tetap berjalan, tapi juga supaya mereka bisa naik kelas menjadi lebih mandiri, tangguh, dan berdaya saing,” ungkap Elisabeth.

Pesan tersebut sejalan dengan materi yang disampaikan oleh Zainal Abidin, Direktur Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Mandiri Amal Insani. Ia menyoroti bahwa pondasi usaha yang sehat harus dimulai dari pengelolaan finansial yang bijak, termasuk kebiasaan sederhana namun krusial: menyisihkan keuntungan untuk tabungan.

“Mengelola usaha wajib menyisihkan keuntungan untuk masuk ke dalam tabungan. Hal ini penting demi keamanan finansial, menghadapi biaya tak terduga, serta untuk mewujudkan tujuan jangka panjang. Jadi seumpama pendapatan kita Rp5 juta, 20 persen atau sekitar Rp1 juta harus dialokasikan untuk menabung,” jelas Zainal.

Selain literasi dasar, peserta juga dibekali wawasan tentang akses pendanaan. Rusdi Aji, Branch Manager Mandiri Utama Finance Cabang Cibinong, menegaskan bahwa keberhasilan UMKM tak hanya ditentukan oleh produk bagus, tetapi juga kemampuan menjaga arus kas dan keberanian memperluas usaha. “Cara mendapatkan modal usaha bisa dilakukan dengan dua langkah. Pertama, pembukuan keuangan yang sehat. Kedua, memanfaatkan fasilitas pembiayaan, khususnya pembiayaan fasilitas modal usaha,” paparnya.

Materi yang dibawakan para narasumber ini mendapatkan sambutan positif. Salah satu peserta, Endah Fajarwati, pelaku UMKM makanan dan minuman, merasa kegiatan ini membuka wawasan baru. “Kegiatan ini bagus sekali, karena dari sini kita bisa mengetahui bagaimana memperluas usaha, bagaimana cara mengembangkannya lagi. Semoga ke depan semakin banyak lagi acara seperti ini,” tuturnya penuh semangat. rogram literasi keuangan MUF merupakan langkah nyata komitmen perusahaan untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia.

Lebih dari itu, kegiatan ini menegaskan bahwa literasi keuangan adalah kunci pertumbuhan ekonomi inklusif. UMKM yang sehat secara finansial akan membuka lebih banyak peluang kerja, menopang perekonomian daerah, dan pada akhirnya memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, MUF juga memberikan paket sembako kepada seluruh peserta UMKM, sehingga manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan dari sisi pengetahuan, tetapi juga langsung membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para pelaku usaha.Melalui inisiatif seperti ini, MUF terus berkomitmen menghadirkan program CSR dan literasi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.